Edupost.ID- Mahasiswa D3 Departemen Teknik Instrumentasi, Eka Wahyu Prasojo mampu membuat tanaman melakukan fotosintesis sehari penuh, 24 jam. Menariknya, proses fotosintesis dengan menggunakan lampu grow LED berspektrum biru dan merah.

 

Konsep yang digunakan dalam budidaya tanaman dinamakan Hydroponic Plant Factory dengan dua sistem, yakni sistem pencahayaan alami dan buatan. “Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan kualitas dan kuantitas hasil produksi pangan nabati,” ujar Wahyu.

Untuk melakukan proses fotosintesis, tanaman akan lebih banyak menyerap spektrum warna biru dan merah. Spektrum warna biru dibutuhkan tanaman untuk proses pertumbuhan vegetatif dan spektrum warna merah dibutuhkan tanaman untuk proses pertumbuhan generatif. Keprihatinan Wahyu terhadap masalah pertanian terkait penyimpanan beras di bulog yang menyebabkan kualitas buruk ketika dipasarkan, mendorongnya pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Dua paper yang dikerjakan bersama rekannya berhasil menyabet juara favorit dalam ajang Hi-Great National Paper Competition 2016 di Universitas Brawijaya Malang. Tak hanya itu, dirinya juga menjadi semifinalis di ajang Pekan Inovasi Mahasiswa Pertanian Indonesia (PIMPI) 2016 yang digelar oleh Institut Pertanian Bogor (IPB).

Sumber : http://edupost.id/kabar-kampus/bukti-mahasiswa-teknik-its-berkiprah-di-pertanian/