JAKARTA - Pada 2014 silam, Sawiri bangga sekaligus tidak percaya lantaran mimpi sang anak, Herayati untuk mengenyam bangku kuliah terwujud. Tak tanggung-tanggung, putrinya itu berhasil diterima di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB), mengalahkan puluhan ribu peserta seleksi dari seluruh Indonesia.

 

Profesi Sawiri sehari-hari adalah seorang tukang becak. Warga Cilegon, Banten ini hanya mengantongi sekira Rp15 ribu per hari. Dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan, dia pun tak terpikir bisa menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi.

Sumber : http://news.okezone.com/read/2017/02/12/65/1616439/kerja-keras-berbuah-manis-anak-tukang-becak-raih-ipk-4-00-di-itb