Logo Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Kompetisi JakReadBook dan Pelatihan Menulis Buku JakWriteBook

Isi Berita

JAKARTA, 3 April 2026 – Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta secara resmi membuka kegiatan "Starting Competition JakReadBook dan Pelatihan Menulis Buku JakWriteBook" pada Kamis, 2 April 2026. Bertempat di Auditorium Ki Hajar Dewantara Lantai 5, Gedung Dinas Pendidikan, acara ini dihadiri oleh ratusan peserta baik secara luring maupun daring.

Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi tahunan, melainkan sebuah gerakan besar untuk memperkuat budaya literasi di sekolah melalui Ekosistem Literasi Sekolah (ELIS). Melalui ELIS, Disdik DKI berkomitmen memastikan literasi hadir sebagai budaya hidup yang terstruktur dan berkelanjutan di setiap ruang kelas, perpustakaan, hingga ke rumah peserta didik.


Literasi Harus Naik Kelas: Dari Konsumen Menjadi Produsen Gagasan

Tantangan literasi saat ini bukan lagi sekadar memberantas buta aksara, melainkan bagaimana mengubah bacaan menjadi pemahaman yang mendalam. Data PISA 2022 menunjukkan bahwa literasi murid di Indonesia masih berada di bawah rata-rata OECD. Oleh karena itu, program JakReadBook dan JakWriteBook hadir sebagai solusi konkret.


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Ibu Dr. Nahdiana, M.Pd, menegaskan pentingnya perubahan paradigma literasi ini di kalangan generasi muda Jakarta. Beliau menyampaikan sebuah pesan "Anak-anak kita jangan hanya menjadi konsumen informasi digital, tetapi harus tumbuh menjadi produsen gagasan, penulis masa depan, dan pencipta pengetahuan. Kompetisi ini bukan sekadar lomba mencari pemenang, melainkan ruang untuk membangun karakter, daya pikir, dan keberanian intelektual agar mereka tumbuh menjadi duta literasi dan pemenang masa depan."


Jika pada tahun 2025 JakReadBook fokus melahirkan ikon penggerak literasi di jenjang SMP dan SMK, maka pada tahun 2026 ini jangkauannya resmi diperluas hingga ke jenjang SD dan SMA. Langkah ini diambil agar fondasi literasi dapat dibangun sejak dini dan dimatangkan sebelum peserta didik melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.

Dengan dimulainya kompetisi ini, DKI Jakarta optimis dapat melahirkan champions of literacy, para pemikir, penulis, inovator, dan pemimpin masa depan yang akan membawa Jakarta menjadi kota dengan budaya literasi yang kuat di era digital.


Berita Terpopuler

Lihat Semua