Isi Berita
JAKARTA, 24 April 2026 â Setiap rupiah dana BOS dan BOP harus benar-benar kembali ke yang paling penting: kebutuhan belajar siswa. Mulai dari fasilitas yang lebih layak hingga dukungan yang tepat sasaran, semuanya dirancang berbasis kebutuhan riil sekolah, bukan sekadar mengulang dari tahun sebelumnya.
Komitmen ini ditegaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, dalam Rakorwil Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan. Melalui prinsip Zero Error Administration, tata kelola sekolah diarahkan untuk lebih transparan dan akuntabel.
Di sisi lain, sekolah wajib menjadi ruang aman bagi setiap anak. Dengan prinsip Zero Tolerance, tidak boleh ada lagi perundungan, pelecehan, maupun tawuran. Area rawan (blind spots) kini dipetakan lebih ketat dan kanal pengaduan anonim diperkuat agar setiap anak merasa terlindungi dan tidak berjalan sendirian.
Karena masa depan generasi Jakarta adalah tanggung jawab kita bersama.