Isi Berita
JAKARTA, 20 Mei 2026 â Kepulauan Seribu memiliki kekayaan sumber daya laut yang melimpah dan letak yang sangat strategis sebagai salah satu pintu gerbang maritim Jakarta. Potensi luar biasa ini harus dioptimalkan dengan mencetak sumber daya manusia unggul yang siap mengambil peran dan kontribusi nyata dalam bidang pelayaran serta kelautan global.
Untuk mewujudkan hal tersebut, SMK Negeri 61 Jakarta resmi menjalani proses krusial Audit Approval (Sertifikasi Kompetensi Keahlian) untuk Jurusan Teknik Kapal Niaga (TKN) dan Nautika Kapal Niaga (NKN). Proses evaluasi ini dihadiri langsung oleh Tim Auditor dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi berstandar nasional dan internasional ini merupakan jembatan emas sekaligus 'paspor' masa depan bagi para taruna.
"Putra dan Putri SMK Negeri 61 Jakarta dipersiapkan untuk menjadi Nahkoda, Perwira-Perwira handal kapal-kapal niaga, engineer-engineer Kapal Niaga, dan ahli-ahli perikanan yang tangguh dan kompeten," ujar Nahdiana dalam sambutannya.
Beliau juga menambahkan bahwa dengan memiliki status Approved, lulusan SMKN 61 Jakarta secara resmi diakui oleh regulasi internasional di bawah International Maritime Organization (IMO). Hal ini memberikan legalitas penuh bagi siswa untuk mengurus Buku Pelaut (Seaman's Book) tingkat niaga, yang menjadi syarat mutlak untuk diizinkan bekerja dan berlayar di kapal-kapal besar.
Komitmen Mutu Vokasi Kemaritiman
Kehadiran Tim Audit Approval ini memperkuat cita-cita SMKN 61 Jakarta untuk memenuhi syarat sebagai sekolah pelayaran berstandar tinggi. Melalui sertifikasi ini, dunia usaha dan dunia industri (DUDI) pelayaran akan semakin yakin terhadap kompetensi lulusan, baik untuk penyerapan tenaga kerja maupun jalinan kerja sama pemagangan taruna (kadet).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan terus berkomitmen mengawal keberlanjutan mutu pendidikan vokasi di wilayah kepulauan. "Dinas Pendidikan terus berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan mutu melalui Integrasi Kurikulum Kelautan Berbasis Potensi Lokal, peningkatan kualifikasi guru dan instruktur yang sesuai dengan kemaritiman serta perluasan kerjasama dengan industri pelayaran," pungkas Nahdiana.
Diharapkan, melalui momentum Audit Approval ini, SMKN 61 Jakarta yang saat ini mendidik 382 murid dapat terus mengukuhkan posisinya sebagai sekolah maritim unggulan yang mampu mencetak generasi emas maritim Indonesia ke panggung dunia.