Isi Berita
Jakarta (11/4) Di tengah Pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di wilayah provinsi DKI Jakarta, warga belajar paket C di wilayah 1 Jakarta Utara melaksanakan Ujian Sekolah secara Daring. Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara Riza Manfaluthfi menegaskan pelaksanan ujian sekolah di lingkup wilayah Jakarta Utara berjalan dengan baik. Persiapan yang matang serta kerjasama antar komponen yang cukup solid menjadi kunci sukses penyelenggaraan ujian sekolah ini. Selanjutnya Riza menambahkan ujian sekolah ini dilaksanakan sesuai dengan kemampuan masing-masing warga belajar, dan PKBM diberikan kebebasan untuk menentukan jenis aplikasi yang digunakan untuk melaksanakan ujian sekolah ini.Riza juga mengapresiasi kinerja seluruh jajaran termasuk kinerja para tutor untuk menyukseskan pelaksanaan Ujian Sekolah.
Meski bukan sebagai penentu kelulusan Riza mengharap Ujian Sekolah Paket C di lingkup PKBM tetap menjujung tinggi kejujuran sehingga lulusan Paket C memiliki integritas, kualitas dan benar-benar sejajar dengan lulusan SMA/SMK formal. Riza juga terus memnatau pelaksanaan ujian sekolah secara daring di lingkup wialayah 1 Jakarta Utara dan meminta semua pihak tetap berkomunikasi sehingga pelaksanaan Ujian Sekolah Paket C berjalan lancar hingga tanggal 17 April mendatang
Adalah PKBM Negeri 04 Pademangan lembaga non formal di wilayah 1 suku dinas pendidikan Jakarta Utara melaksanakan ujian sekolah secara daring. Ujian sekolah ini dibagi menjadi dua sesi yakni sesi I dari pukul 08.00-10.00 WIB untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan diikuti oleh 106 peserta dan sesi II dari pukul 10.30-12.00 untuk mata pelajaran PKN diikuti oleh 101 siswa.
Di tengah keterbatasan yang ada warga belajar PKBM Negeri 04 tetap semangat melaksanakan ujian sekolah. Rusito seorang buruh konveksi merupakan warga belajar paket C di PKBM Negeri 04 Pademangan mengikuti ujian sekolah online dengan penuh antusias. Rusito berharap dengan mengikuti program pendidikan Paket C ini dia bisa meningkatkan taraf hidup dan mencari pekerjaan yang lebih baik.
Kisah berbeda dituturkan Piran warga belajar paket C yang berprofesi sebagai petugas PPSU. Meski terbilang sudah lanjut usia Piran masih memiliki semangat yang tinggi untuk mengikuti ujian sekolah secara online. Piran berterima kasih kepada para tutor yang telah memberikan bimbingan dan arahan sehingga dia bisa mengerjakan ujian sekolah dengan lancar.

Pendidikan non formal merupakan solusi bagi warga masyarakat yang kurang beruntung, dan tidak bisa mengenyam pendidikan formal. Untuk itu semua pihak harus terus berjuang agar kualitas pendidikan non formal bisa sebanding dengan pendidikan formal. Ujian sekolah Online menjadi titik acuan bagi lembaga pendidikan untuk terus berinovasi, meningkatakan mutu pelayanan sehingga pendidikan non formal mampu membekali peserta didikmya dengan ketrampilan yang diperlukan di dunia kerja.