Logo Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Penayaluran Gawai di SMPN 107

Isi Berita

Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Belajar dari Rumah (BdR) saat pandemi Covid 19 berlaku bagi siswa seluruh DKI. Awalnya, sedikit menyenangkan meskipun ada kesulitan. Anak-anak merasakan sedikit santai, tidak terlalu formal. Seminggu, dua minggu, tiga minggu, sampai berbulan Kesulitan makin bertambah.

Guru mengeluh karena anak tidak ngikutin pelajaran, siswa tidak ngikutin pertemuan zoom. Tidak isi google form. Hanya pagi absen kemudian hilang. Guru kesal karena murid tidak menyerahkan tugas tepat waktu. Guru jengkel karena siswa minta tugas tengah malam. Guru kerja 24 jam. Melayani peserta didik semau waktu anak.

Peserta didik merasa guru dianggap ga mau tahu. Siswa kecewa katena tugas waktunya terbatas. Siswa bosan karena hanya sendiri belajar melalui pesan. Siswa jenuh karena tak bisa bermain penuh. Tak bisa berdiskusi secara langsung. Ga bisa sesekali nanya kesulitan.

Keluhan, kesulitan guru dan murid ini menggelitik pihak sekolah, khususnya SMP Negeri 107. Suatu hari kepala sekolah mrnugaskan guru BK dan wali kelas untuk home visit. Melihat kondisi anak-anak yang bermasalah dalam BdR... Ternyata... Keluahannya sama.... Adalah yang satu rumah hanya ada satu HP sehingga belajar bergantian dengan kakak dan adiknya. Ada yang satu HP untuk berempat dengan orang tuanya. Bahkan ada yang memang HP itu khusus buat kerja bapaknya sehingga pagi anak-anak yang penting absen. Nanti materi, tugas, dan sebagai ditanya malam hari setelah bapaknya pulang. Orang tua pasrah karena keadaan. Biarlah, toh srkolahnya di rumah.

Berdasar laporan wali kelas dan guru BK, sekolah (Kepala sekolah, wakil, dan staf), komite, dan korlas (Koordinator Kelas), bergerak menggelitik, mencolak-colek orang tua murid yang berkenan membatu pengadaan HP untuk mengatasi kesulitan anak mengikuti PJJ. Sekolah menggamit alumni, menyampaikan kesulitan adik-adiknya dalam belajar.

Alhamdulilla... Tercukupi kebutuhan HP anak-anak SMP 107 yg kurang beruntung. Sekarang dapat memiliki HP baru untuk mengikuti PJJ. BdR jadi menyenangkan. Semoga bermanfaat, belajar jadi semangat. Berkah bagi yang menerima, berkah bagi yang memberi, berkah bagi yang berupaya.

38 HP tersalurkan untuk Siswa SMPN 107

SMP Negeri 107 Jakarta tetep semangat, walau pandemi menyengat. Tetap lasak meski sedikit sesak. Mudah2an ilmu tetep terkuak, walau covid menyeruak.

Terima kasih para donatur, orang tua murid dan para alumni yang tak bisa saya sebutksn satu persatu.

[Kontributor Bidang SMP dan SMA}

Berita Terpopuler

Lihat Semua