Isi Berita
Rabu 15 April 2020, SDS Santo Paulus Kecamatan Tanjung Priok melaksanakan pembelajaran dirumah (home learning), peserta didik masih bersemangat mengerjakan tugas dari diberikan oleh guru. Jakarta merupakan episentrum penyebaran Covid-19, lebih dari separuh angka positif nasional berda di Jakarta. Hampir satu bulan peserta didik di wilayah Jakarta melaksanakan pembelajaran jarak jauh secara online.
Kepala Suku Dinas Wilayah 1 Jakarta Utara Riza Manfaluthi menjelaskan pembelajaran jarak jauh yang diterapkan tentunya tidak terlepas dari berbagai masalah, diantaranya para peserta didik akan kesulitan untuk melakukan konsultasi dengan guru, terutama mata pelajaran yang membutuhkan penjelasan lebih dari guru seperti mata pelajaran IPA dan matematika.

Untuk mengatasi masalah tersebut Riza meminta kepada seluruh guru untuk tetap proaktif menjalin komunikasi dengan orang tua/wali murid agar peserta didik tetap melaksanakan tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya dan guru diminta merancang pembelajaran yang kreatif, agar kegiatan belajar-mengajar jarak jauh tetap sama efektifnya dengan belajar secara tatap muka. Namun demikian para guru tetap diminta tidak membebani peserta didik sehingga kondisi psikologis mereka tetap terjaga.
Rancangan Pembelajaran untuk SD sudah disediakan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta, namun demikan strategi pembelajaran tetap dirancang dan dipetakan oleh masing-masing guru, yang jelas strategi yang diterapkan oleh guru harus mampu menumbuhkan kreatifitas peserta didik, serta berorientasi pada peningkatan karakter itulah yang harus diperhatikan oleh guru terang Riza.

Riza menambahakan para orang tua juga harus mendampingi serta mengawasi anaknya saat belajar di rumah. Seperti kita tau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang meniadakan proses belajar mengajar di berbagi sekolah di DKI Jakarta, bukan berarti libur, bukan berarti di rumah terus anak bebas bermain, orang tua juga berkewajiban merancang kegiatan di rumah yang meningkatakan literasi anak, jadi anak tetap belajar dengan target yang sudah ditetapkan oleh kurikulum, Jadi intinya harus ada kolaborasi yang solid antara orang tua, anak dan guru agar kegiatan belajar di rumah berjalan dengan lancar terang dia.