Isi Berita
SMA Negeri 80 merupakan sekolah reguler yang berada di kompleks perumahan DKI- Sunter, Jakarta Utara. Karena letak sekolah di wilayah tersebut, sebagian menganggap bahwa peserta didik SMA Negeri 80 berasal dari golongan menengah ke atas. Anggapan tersebut tentu saja kurang tepat karena peserta didik 80 berasal dari berbagai kalangan termasuk kalangan bawah. Namun, perbedaan latar belakang sosial tersebut tidak berpengaruh terhadap pergaulan di kalangan peserta didik, mereka bergaul tanpa melihat status sosial atau yang lainnya sehingga proses pembelajaran di sekolah berlangsung dengan baik.
Proses pembelajaran dimulai pukul 06.30 sampai pukul 15.00 WIB. Aktivitas belajar yang padat di sekolah membuat sebagian besar peserta didik sangat mengharapkan libur untuk beristirahat sejenak dari aktivitas rutin di sekolah. Harapan mereka terwujud karena pandemi corona. Pandemi corona di Jakarta membuat mereka harus belajar di rumah. Awalnya menyenangkan bagi mereka, namun akhirnya mereka berada pada titik jenuh karena masa belajar di rumah selalu diperpanjang dan entah kapan mereka dapat kembali ke sekolah.
Selama belajar di rumah, peserta didik menggunakan telepon seluler/laptop secara daring dan tentu saja mereka membutuhkan kuota agar dapat mengikuti pembelajaran. Hal ini tentu saja menjadi kendala bagi sebagian peserta didik yang kurang beruntung. Namun, kabar gembira datang dari Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Kota Administrasi Jakarta Utara Riza Manfaluthi menuturkan penayangan program belajar di stasiun televisi TVRI ini memberikan manfaat antara lain peserta didik mendapatkan tontonan yang informatif dan menyenangkan sehingga peserta didik tidak lagi merasa jenuh saat harus belajar dari rumah, stasiun televisi nasional milik pemerintah dengan program Belajar dari Rumah. Belajar bermakna dan tuntas setiap hari yang ditayangkan mulai tanggal 13 April 2020 pukul 14.00-14.30 WIB.

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menggandeng TVRI dalam rangka mengoptimalkan implementasi kebijakan belajar dari rumah. Ini merupakan pilihan tepat karena TVRI merupakan salah satu stasiun televisi yang sangat memperhatikan mutu siaran. Kebijakan ini tentu saja merupakan angin segar bagi para peserta didik bahkan pendidik yang kurang mampu mengakses pembelajaran online.
Materi yang disampaikan TVRI pada siaran perdana program Belajar dari Rumah masih seputar virus corona, ditayangkan dengan animasi menarik dan penjelasan yang rinci serta dilengkapi dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan materi yang dijelaskan pada siaran. Namun, lagi-lagi kendala muncul. Sebagian peserta didik mengalami hambatan karena siaran TVRI di rumah mereka kurang baik. Dan pada akhirnya, peserta didik menggunakan cara lain menyaksikan belajar jarak jauh yang ditayangkan stasiun televisi TVRI yaitu lewat internet.