Pentas Seni Terbuka Sudin Pendidikan 1 Jakarta Utara di Monumen Nasional

19. 03. 18
posted by: Web Admin
Dilihat: 714

Penilaian: 1 / 5

Aktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara menggelar pentas seni di halaman Utara Monumen Nasional ( Monas), Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019). Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Budi Sulistiono menerangkan, pentas seni sengaja digelar di ruang publik seperti ini

trail Archives

Tujuannya, kata Budi, sebagai ajang mengasah mental para pelajar terhadap kompetensi seni yang selama ini telah didapatkan di sekolah.  

"Ini kegiatan perdana kita (Sudin Pendidikan Wilayah 1 jakut) di pelataran monas. Harapannya adalah supaya anak-anak (pelajar) bias berekpresi terhadap apa yang sudah di dapat dari guru," kata Budi dalam keterangan persnya, Minggu (17/3/2019).

Budi menjelaskan, pentas seni ini diikuti berbagai sekolah antara lain SMAN 40 Jakarta, SMKN 23 Jakarta, SMPN 21 Jakarta, SMPN 34 Jakarta, SLBN 4 Jakarta dan SLBN Sunter Agung.

Ada pula komunitas pendidikan asal Kampung Bayam, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang titut memeriahkan acara ini. Ke depannya acara positif seperti ini akan dirutinkan setiap bulannya.

Diharapkan Budi, pentas seni yang digelar di hadapan publik ini mampu mengasah keberanian para siswa untuk tampil di mana pun. 

"Kita inventarisir acara ini bisa setiap bulan. Ketika ini jadi contoh baik, kenapa tidak? Seperti bola salju saja, makin lama semakin besar. Ketika berhadapan dengan masyarakat, mereka (pelajar) tidak canggung lagi. Dan nanti mereka terjun ke masyarakat sudah siap dengan kompetensi yang mereka miliki," kata dia.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari sejumlah wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Wisatawan asal Belgia, Valery menjelaskan, apresiasi tinggi ditunjukkan bagi para pelajar dalam pentas seni tersebut. Kunjungannya ke Jakarta semakin bermakna dengan disuguhkan aneka kesenian mulai dari tarian Betawi, lenong, hingga marching band.

"Saya sangat menyukai (pentas seni) ini. Sangat menarik untuk disaksikan. Betawi adalah budaya yang sangat bagus," ungkap Valery kemarin.

Wisatawan domestik asal Boyolali, Syamsul Ridho mengungkapkan hal serupa. Dia Bersama anak dan istrinya sangat menikmati aneka pertunjukan seni yang ditampilkan para pelajar tersebut. [sumber : jakarta. tribunnews.com]