Baca juga: Anies: Seru Ada Drama, Jadi Bantuan untuk Assessment Karakter Staf
Berikutnya rincian 60 kegiatan strategis daerah:

  1. Perluasan akses pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus).
  2. Rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah.
  3. Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK): pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan vokasi.
  4. Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan melalui pelatihan dan sertifikasi.
  5. Pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pendidikan.
  6. Perluasan akses pendidikan tinggi melalui Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).
  7. Peningkatan kesejahteraan pendidik madrasah dan sekolah swasta guru PAUD.
  8. Peningkatan akses Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan peningkatan kesejahteraan.
  9. Peksanaan festival olahraga rakyat sepanjang tahun.
  10. Pembangunan stadion olahraga bertaraf internasional.
  11. Peningkatan kesejahteraan lansia melalui Kartu Lansia Jakarta (KLJ).
  12. Pemenuhan Universal Health Coverage (UHC).
  13. Pencegahan dan penanganan kekerasan perempuan dan anak melalui unit reaksi cepat dan rumah aman.
  14. Peningkatan aksesibilitas penyandang disabilitas.
  15. Peningkatan ketahanan pangan melalui pemantauan ketersediaan pangan berbasis IT, pendistribusian subsidi pangan, optimasi pengelolaan sistem pergudangan pangan, dan pemenuhan pasokan pangan. 
  16. Revitalisasi dan pembangunan pasar rakyat dan pasar terpadu. 
  17. Peningkatan peringkat Ease of Doing Business (EODB).
  18. Optimalisasi mall pelayanan publik melalui pembentukan Jakarta Investment Center (JIC) dan starting business corner.
  19. Pengembangan pariwisata dan budaya melalui revitalisasi Taman Ismail Marzuki.
  20. Program pembinaan dan pengembangan kewirausahaan terpadu.
  21. Pengembangan dan pengelolaan air bersih.
  22. Pengembangan dan pengelolaan air limbah dan air limbah komunal.
  23. Pengendalian banjir melalui naturalisasi sungai, pembangunan waduk/situ/embung, dan tanggul pantai.
  24. Penyediaan perumahan melalui skema pendanaan uang muka nol rupiah (DP 0 Rupiah).
  25. Pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF).
  26. Pengurangan sampah di sumber.
  27. Optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
  28. Pengembangan Transit Oriented Development (TOD).
  29. Penciptaan layanan transportasi terintegrasi melalui OK-OTRIP.

[Sumber : Kompas.com]