Kick Off Pelatihan Kelas Industri Alfamart dan Alfamidi bagi Guru Kejuruan Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen
JAKARTA, 25 Mei 2026 – Guna meningkatkan kualitas pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan industri, sejumlah guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bidang Keahlian Bisnis dan Manajemen asal Jakarta dikirim untuk mengikuti program Pelatihan dan Pemagangan Guru Kelas Industri Alfamart dan Alfamidi Tahun 2026.
Keikutsertaan para pendidik dari Jakarta ini menjadi bagian penting dari total 800 guru SMK se-Indonesia yang mengikuti program strategis berskala nasional tersebut. Program pemagangan ini merupakan hasil kolaborasi Ditjen Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, yang berpusat di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata, Depok.
Selama periode 18 Mei hingga 31 Juli 2026, para guru perwakilan dari SMK di Jakarta akan menjalani pelatihan intensif sebanyak 150 Jam Pelajaran (JP). Poin krusial dari program ini adalah para guru dimentori langsung oleh praktisi ahli ritel modern untuk mendalami sistem operasional toko, manajemen logistik, hingga pelayanan konsumen berbasis teknologi digital.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak instan pada penguatan Teaching Factory (TeFa) atau Business Center yang ada di SMK-SMK wilayah DKI Jakarta. Ilmu praktis yang dibawa pulang oleh para guru setelah pemagangan akan langsung diimplementasikan ke dalam kurikulum pembelajaran di kelas. Dengan demikian, fasilitas praktik di sekolah tidak sekadar menjadi tempat simulasi, melainkan berfungsi sebagai "laboratorium hidup" yang mencetak talenta-talenta siap kerja.
Penyelarasan kompetensi (Link and Match) secara masif ini sejalan dengan target Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk menekan angka pengangguran terbuka di tingkat lulusan muda. Melalui guru-guru yang kompeten dan adaptif terhadap standar industri ritel modern saat ini, SMK di DKI Jakarta diharapkan dapat terus melahirkan lulusan yang unggul, berdaya saing tinggi, dan langsung terserap oleh dunia kerja.


