Detail Berita

Blog Image

Kick Off Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)

JAKARTA, 21 Mei 2026 – Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga melatih kedisiplinan, kemampuan menahan diri, dan kemandirian. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Nahdiana, saat meluncurkan Kick Off Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di SMAN 28 Jakarta, Selasa (19/5).


Program KEJAR 2026 dilaksanakan secara serentak di 10 sekolah sebagai hasil kolaborasi Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, OJK, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, dan mitra perbankan. Program ini bertujuan mendorong literasi dan inklusi keuangan pelajar sejak dini sekaligus mendukung target nasional inklusi keuangan sebesar 93 persen sesuai Roadmap TPAKD 2026–2030.


“Pendidikan yang seutuhnya adalah tentang membekali generasi muda dengan kecakapan hidup (life skills). Menabung sejak dini sesungguhnya adalah latihan mental dasar untuk membangun kedisiplinan, kemampuan menahan diri, dan kemandirian,” ujar Nahdiana.


Atas konsistensi pelaksanaan Program KEJAR, Provinsi DKI Jakarta berhasil mempertahankan predikat Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Tingkat Provinsi.


Pada pelaksanaannya tahun ini, Program KEJAR juga diintegrasikan dengan gerakan “Jaga Jakarta Bersih, Pilah Sampah dari Sekolah” sebagai upaya menanamkan kepedulian lingkungan kepada peserta didik.


“Hubungan antara menabung uang dan memilah sampah ini sangat erat. Keduanya sama-sama berbicara tentang konsistensi, kepedulian terhadap masa depan, dan kemampuan menahan diri,” tambah Nahdiana.


Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berharap peserta didik tidak hanya memiliki literasi keuangan yang baik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang bertanggung jawab, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan.